
DETIKBERITANEWS.COM, BARITO UTARA – Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) Kabupaten Barito Utara mencatat realisasi fisik program sebesar 67,13 persen hingga pada Selasa, 1 September 2026.
Realisasi keuangan Disperkimtan tercatat 50,22 persen dari total pagu anggaran yang tersedia.
Capaian tersebut disampaikan Kepala Disperkimtan Kabupaten Barito Utara, Ir H. Junaidi, dalam paparan percepatan penyerapan anggaran di Gedung Balai Antang, pada Selasa, 1 September 2026.
Paparan berlangsung dalam rapat koordinasi percepatan pembangunan yang dihadiri Bupati Barito Utara H. Shalahuddin, Wakil Bupati Felix Sonadi Y. Tingan, Sekda Muhlis, staf ahli bupati, asisten Sekda serta kepala organisasi perangkat daerah (OPD).
Disperkimtan Barito Utara memiliki total pagu anggaran sebesar Rp106,547 miliar. Dari jumlah tersebut, realisasi keuangan mencapai Rp48,059 miliar atau 50,22 persen, sementara progres fisiknya mencapai 67,13 persen.
Anggaran tersebut digunakan untuk belanja operasional sebesar Rp26,382 miliar dan belanja modal Rp80,165 miliar. Belanja modal mencakup pengadaan tanah senilai Rp6,152 miliar serta pembangunan jalan, jaringan dan irigasi atau PSU sebesar Rp74,012 miliar.
Junaidi menjelaskan, program Disperkimtan mencakup sejumlah sektor, yakni perumahan rakyat, kawasan permukiman, pertanahan dan sekretariat.
Pada sektor perumahan rakyat, pagu anggaran mencapai Rp34,225 miliar. Realisasi keuangan tercatat 55,48 persen, sedangkan realisasi fisik mencapai 73,84 persen.
Sementara itu, sektor kawasan permukiman memiliki pagu Rp55,773 miliar. Realisasi keuangannya mencapai 35,28 persen dengan progres fisik sebesar 50,81 persen.
Sejumlah pekerjaan yang tengah dilaksanakan mencakup penataan kawasan kumuh RT 04, RT 05 dan RT 06 Kelurahan Lanjas, termasuk pelebaran jalan serta kawasan Water Front City (WFC).
Untuk meningkatkan kualitas Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), Disperkimtan telah menyelesaikan lima paket perencanaan dan mengerjakan 22 paket peningkatan kualitas RTLH.
Dari 22 paket pekerjaan tersebut, sebanyak 10 paket dilaksanakan melalui tender atau lelang dan 12 paket melalui pengadaan langsung. Secara keseluruhan, progres pekerjaan mencapai 39 persen.
Disperkimtan juga menangani 66 paket peningkatan jalan lingkungan. Dari enam paket yang dilaksanakan melalui tender atau lelang, tiga paket telah selesai dan tiga lainnya telah berkontrak.
Sementara itu, 60 paket yang menggunakan pengadaan langsung seluruhnya telah berkontrak. Sebanyak 55 paket telah selesai, sedangkan lima paket masih dalam tahap pengerjaan.
Pada sektor penataan kawasan permukiman, terdapat 10 paket pekerjaan untuk meningkatkan kualitas permukiman kumuh.
Enam paket dilaksanakan melalui pengadaan langsung. Lima paket telah rampung 100 persen, sedangkan satu paket berada pada tahap pencairan dengan progres 95 persen.
Empat paket lainnya dilaksanakan melalui tender atau lelang, dengan pekerjaan yang mencakup penataan kawasan kumuh di Kelurahan Melayu dan Kelurahan Lanjas.
Selain pembangunan dan penataan permukiman, Disperkimtan juga menangani penyelesaian ganti kerugian dan santunan tanah untuk kebutuhan pembangunan.
Program tersebut terdiri atas 24 paket, yakni 12 paket perencanaan pengadaan tanah dan 12 paket konsultan jasa penilai publik. Sementara itu, pembayaran ganti rugi tanah Asrama Palangkaraya telah diselesaikan 100 persen.
Melalui berbagai program tersebut, Disperkimtan terus mendorong percepatan pekerjaan agar realisasi anggaran dan pembangunan di lapangan berjalan sesuai target serta memberikan manfaat bagi masyarakat Barito Utara.
Reporter: Nurul Hidayah
Editor: Aris Kurnia Hikmawan







Tinggalkan Balasan