
DETIKBERITANEWS, BARITO UTARA – Pemerintah daerah mengambil tindakan tegas terhadap aktivitas perusahaan yang berdampak pada kerusakan fasilitas umum.
Langkah tersebut diwujudkan melalui penutupan saluran pembuangan air milik PT Batubara Duaribu Abadi (BDA). Keputusan ini diambil saat Bupati Barito Utara H. Shalahuddin bersama Wakil Bupati Felix Sonadie melakukan kunjungan kerja ke Desa Benangin II pada Rabu, 13 Januari 2026.
Berdasarkan hasil peninjauan, kerusakan jalan yang terjadi diduga akibat aliran air dari jalur hauling perusahaan di Km 30 Desa Sikui. Air tersebut mengalir ke badan jalan milik pemerintah daerah dan memperparah kondisi jalan karena dilintasi kendaraan berat pengangkut batubara.
“Ini bentuk ketidakpedulian yang merugikan publik. Mereka berinvestasi di sini, tapi malah merusak aset yang kita bangun untuk masyarakat,” tegas Bupati Shalahuddin.
Ia juga meminta pihak perusahaan tidak menghindari tanggung jawab dan segera melakukan perbaikan terhadap kerusakan jalan yang ditimbulkan dari aktivitas operasional mereka.
Menindaklanjuti arahan tersebut, Dinas PUPR Barito Utara langsung mengerahkan alat berat ke lokasi. Kepala Dinas PUPR, M. Iman Topik, menyebut posisi saluran air sangat berpotensi merusak struktur jalan apabila tidak segera ditangani.
“Seharusnya, perusahaan membuat sistem pembuangan dan tanggul yang tepat, bukan membuang sembarangan ke jalan umum,” ujar Topik.
Selain penanganan teknis, pemerintah daerah juga memanggil pihak perusahaan untuk membahas tanggung jawab serta kompensasi atas kerusakan yang terjadi, agar tidak membebani anggaran daerah.
Pihak PT BDA melalui Kepala Road Maintenance, Simson, menyatakan kesiapannya mengikuti arahan pemerintah. Ia menjelaskan bahwa kendala selama ini dipengaruhi faktor cuaca ekstrem dan prioritas perbaikan di lokasi lain.
“Kami telah melakukan perawatan rutin, namun kondisi cuaca ekstrem dan prioritas perbaikan di area lain sempat menjadi kendala. Kami berkomitmen untuk segera memperbaiki titik ini,” jelasnya.
Langkah tegas ini diharapkan menjadi peringatan bagi seluruh pelaku usaha agar menjalankan investasi secara bertanggung jawab, serta tetap menjaga infrastruktur dan lingkungan di wilayah Barito Utara.
Reporter: Nurul Hidayah
Editor: Aris Kurnia Hikmawan







Tinggalkan Balasan