DETIKBERITANEWS, BARITO UTARA – Pemerintah Kabupaten Barito Utara mendorong peningkatan kinerja aparatur seiring besarnya anggaran daerah.

Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, menegaskan bahwa besarnya Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang mencapai Rp3,4 triliun harus diimbangi dengan disiplin dan profesionalisme ASN. Penegasan itu disampaikan saat memimpin apel pagi di halaman Kantor Bupati pada Selasa, 13 Januari 2026.

Dalam arahannya, bupati menargetkan penyerapan anggaran dapat mencapai 25 hingga 30 persen pada periode Februari hingga Maret. Langkah ini dinilai penting untuk mempercepat perputaran ekonomi masyarakat sejak awal tahun anggaran berjalan.

Ia menilai disiplin menjadi fondasi utama dalam mewujudkan keberhasilan program pembangunan. Tanpa kedisiplinan, menurutnya, berbagai rencana strategis tidak akan memberikan hasil optimal.

“Kedisiplinan adalah pintu awal. Tanpa itu, kita tidak bisa berbicara tentang kapasitas, integritas, dan loyalitas. Evaluasi kinerja akan terus kami lakukan agar seluruh perangkat daerah berjalan seirama dengan visi pembangunan daerah,” tegas H. Shalahuddin.

Selain itu, pemerintah daerah juga menghadapi sejumlah tantangan, seperti realisasi anggaran tahun sebelumnya yang baru mencapai 71 persen serta opini audit BPK yang masih berada pada kategori Wajar Dengan Pengecualian (WDP). Perbaikan indeks pencegahan korupsi daerah juga menjadi perhatian serius.

Untuk itu, bupati memberikan batas waktu yang jelas kepada seluruh jajaran. Ia meminta adanya perubahan dalam tiga bulan ke depan, serta hasil nyata dalam enam bulan sebagai bentuk perbaikan kinerja birokrasi.

Menurutnya, penegakan aturan di lingkungan ASN bukan bentuk tekanan, melainkan upaya menjaga kualitas pelayanan publik agar tetap optimal.

“Masyarakat Barito Utara menunggu hasil kerja kita. Visi, misi, dan 12 program unggulan yang telah kami sampaikan akan kami wujudkan selama lima tahun ini, namun itu hanya bisa tercapai dengan disiplin dan kerja keras,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan ASN yang menangani kegiatan fisik dan keuangan untuk selalu menjunjung tinggi transparansi dan akuntabilitas dalam setiap pekerjaan.

“Saya minta seluruh ASN, khususnya yang menangani kegiatan fisik dan keuangan, bekerja sesuai aturan, transparan, dan akuntabel. Tidak ada toleransi terhadap penyimpangan,” tegasnya kembali.

Apel pagi tersebut ditutup dengan penyerahan kendaraan dinas secara simbolis kepada sejumlah instansi vertikal seperti TNI, Polri, Kejaksaan, dan Kementerian Agama sebagai bentuk penguatan sinergi antar lembaga di Barito Utara.

Reporter: Nurul Hidayah
Editor: Aris Kurnia Hikmawan