DETIKBERITANEWS, BARITO UTARA – Pemerintah daerah memulai tahapan awal pelebaran jalan dalam kota dengan mengedepankan dialog bersama masyarakat.

Langkah ini diawali melalui sosialisasi pengadaan tanah yang digelar pada Senin, 12 Januari 2026 di Aula C Setda. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya penataan Kota Muara Teweh agar lebih tertib, modern, dan mendukung mobilitas masyarakat.

Sejumlah ruas jalan strategis masuk dalam rencana pengembangan, di antaranya Jalan Yetro Sinseng, Jalan Pramuka, Jalan Imam Bonjol, serta Jalan Tumenggung Surapati. Selain peningkatan kualitas jalan, program ini juga terintegrasi dengan penataan kawasan Waterfront City dan pengembangan Muara Teweh Baru sebagai pusat pertumbuhan ekonomi.

Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, menegaskan bahwa proses pembebasan lahan akan dilakukan secara terbuka dengan mengutamakan komunikasi yang intensif bersama warga terdampak.

“Saya tidak ingin membangun dengan tangan besi, tapi dengan hati dan transparansi. Saya hadir di sini untuk mendengar. Mari kita bicarakan setiap langkah pembangunan ini secara kekeluargaan,” tegas Bupati Shalahuddin.

Ia juga menekankan bahwa pemerintah tidak akan memaksakan kebijakan dalam proses tersebut, melainkan mengedepankan pendekatan dialogis untuk mencari solusi terbaik bersama masyarakat.

“Pemerintah tidak datang untuk memaksakan kehendak, melainkan untuk mendengar aspirasi, menyerap kekhawatiran, dan mencari solusi bersama,” jelasnya.

Pemerintah daerah turut mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung proses pembangunan dengan menjaga transparansi serta akuntabilitas penggunaan anggaran.

Melalui pendekatan ini, diharapkan tercapai kesepakatan terkait nilai ganti rugi yang adil serta jadwal pelaksanaan yang jelas, sehingga proyek dapat berjalan tanpa hambatan dan konflik.

Keberhasilan program pelebaran jalan ini diyakini menjadi salah satu langkah penting dalam mendorong kemajuan Barito Utara yang lebih tertata dan berkelanjutan di masa mendatang.

Reporter: Nurul Hidayah
Editor: Aris Kurnia Hikmawan